Terlahir dengan nama Yosi Shandra dan dari keluarga sederhana dengan pendidikan yang lazim orang dapatkan, aku sebagai anak sulung bagai mata panah bagai cahaya masa depan orang yang membutuhkan, mendobrak dan membuat suatu mimpi menjadi nyata.
Berpendidikan terakhir pasca sarjana pada Magister Ilmu Ekonomi Universitas Negeri Padang, dengan profesi pendidik yang telah dilakoni lebih dari seperempat abad. Berharap akan perubahan masa depan bangsa pada penyambung tapakan, Bermimpi Lebih Besar, dan Berharap Besar, Kerjakan dengan Lebih dan Sepenuh Hati serta bahagia, tanpa menyerah dan mensyukuri segala nikmat yang diberi, selalu Lakukan Perubahan Kecil ke Arah yang Lebih Baik, Untuk merubah wajah suram dunia pendidikan bangsaku, mendobrak pintu berkarat guruku yang apatis dan senang pada zona nyaman.. Semoga
Kesehatan gigi dan mulut
adalah sangat penting karena gigi dan gusi yang rusak dan tidak dirawat akan
menyebabkan rasa sakit, gangguan pengunyahan dan dapat mengganggu kesehatan
tubuh lainnya. Mulut merupakan suatu tempat yang sangat ideal begi perkembangan
bakteri. Bila tidak dibersihkan dengan sempurna, sisa makanan yang terselip
bersama bakteri akan bertambah banyak dan membentuk koloni yang disebut plak,
yaitu lapisan film tipis, lengket dan tidak berwarna.
Plak merupakan tempat pertumbuhan ideal bagi bakteri
yang dapat memproduksi asam. Jka tidak disingkirkan dengan melakukan penyikatan
gigi, asam tersebut akhirnya akan menghancurkan email gigi dan akhirnya
menyebabkan gigi berlubang.
1.Memelihara kebersihan mulut
a.Menghilangkan
plak dan bakteri
b.Pemilihan
sikat gigi yang benar dan Gosok gigi secara benar & teratur 2x sehari
Ada
beberapa hal yang harus Anda perhatikan untuk melakukan cara menggosok gigi
yang benar, yaitu:
1)Waktu
terbaik untuk sikat gigi Sikat gigi baiknya dilakukan minimal dua kali sehari,
dan ternyata bukan saat mandi. Sikatlah gigi minimal setelah sarapan dan
sebelum tidur. Lebih baik lagi, jika Anda bisa menyikat gigi setiap selesai
makan.
2)Pemilihan
sikat gigi Pertama, Anda perlu memperhatikan jenis sikat gigi yang digunakan.
Anda disarankan untuk menggunakan sikat gigi berbulu halus, dengan gagang lurus.
Bulu sikat gigi yang terlalu kasar, berisiko membuat gusi terluka.
3)Penggunaan
benang gigi sebelum menyikat gigi Terlepas dari banyaknya janji dari iklan di
televisi, sikat gigi masih sulit untuk menjangkau area sela-sela gigi.
Sehingga, meski sudah rajin menggosok gigi, Anda masih berisiko mengalami
gigi berlubang, dari bakteri dan sisa makanan yang menumpuk di sela-sela gigi,
yang tidak terjangkau sikat. Untuk itulah benang gigi atau dental
floss perlu digunakan, agar rongga mulut Anda bisa bersih secara maksimal.
Gunakanlah benang gigi sebelum Anda menyikat gigi.
4)Pasta
gigi yang sesuai kebutuhan Untuk mencegah gigi berlubang, gunakanlah pasta gigi
yang mengandung flouride. Jika gigi Anda sensitif, Anda bisa
menggunakan pasta gigi khusus gigi sensitif.
Cara
menyikat gigi yang benar:
Dapat dilihat pada gambar brikut
ini:
Untuk lebih jelasnya, lakukan
menyikat gigi dengan cara berikut ini:
1)Letakkan posisi sikat 45 derajat terhadap
gusi
2)Gerakkan sikat dari arah gusi ke bawah
untuk gigi rahang atas (seperti mencungkil)
3)Gerakkan sikat dari arah gusi ke atas
untuk gigi rahang bawah
4)Lalu lakukan gerakan memutar perlahan,
dengan demikaian plak akan terlepas dari setiap gigi
5)Sikat seluruh permukaan yang menghadap
bibir dan pipi serta permukaan dalam dan luar gigi dengan cara tersebut
6)Sikat permukaan kunyah gigi (gigi geraham)
dari arah belakang ke depan
7)Jangan lupa sikat juga permukaan lidah
agar makanan yang masih menempel bisa hilang dengan maksimal
8)Jangan lupa kumur- kumur sebanyak 2-3
kali, fungsinya untuk membilas seluruh permukaan rongga mulut yang sudah
disikat.
2.Pemberian Fluoride
Fluoride memang salah satu cara efektif untun mengontrol kerusakan gigi.
Namun, penggunaannya juga harus tepat. Jika tidak, alih – alih melindungi gigi,
justru dapat menyebabkan kelainan gigi seperti dental fluorosis atau gejala
keracunan.
Dental fluorosis merupakan keadaan gigi yang kelebihan (keracunan) fluor.
Kejadian ini dapat dikategorikan mulai dari skala ringan ( garis putih pada
permukaan gigi ) hingga parah ( bercak kecokelatan dan ketidak sempurnaan
permukaan email ).
Keracunan fluor jika dalam jumlah besar dan terserap dalam periode waktu
tertentu dapat membahayakan kesehatan. Gejala yang dapat muncul antara lain
kepala menjadi pening, mual, diare, sakit perut, hipersalivasi ( air liur
meningkat ) atau sering merasa haus. Gejala bisa muncul 30 menit setelah fluor
tersebut tertelan dan akan hilang setelah 24 jam. Namun, semua tetap bergantung
pada banyaknya dosis toksin yang terserap. Jika merasa pening dan mual, segera
minum susu atau beri rangsangan untuk memuntahkannya dan segera hubungi klinik
gigi atau dokter. Jika gejala tidak berkurang atau makin parah, sesegera
mungkin bawalah ke UGD Rumah sakit terdekat.
3.Mengurangi
makanan yang manis dan lengket
Buah-buahan dapat membantu membersihkan sisa-sisa
makanan yang menempel pada sela-sela gigi kita. Nutrisi penting
yang terdapat pada buah dapat berperan penting untuk tumbuh kembangnya, karena
buah memiliki sedikit kalori dibanding makanan yang diproses dan siap saji.
Selain itu mengonsumsi buah-buahan secara rutin dapat membantu menghindari kita
dari penyakit
4.Menjaga kebersihan sikat gigi
Menurut sebuah studi di University of Manchester, Inggris sikat gigi yang telah
dipakai di dalamnya terdapat 10 juta bakteri, termasuk E.coli. Namun
seringkali orang-orang tidak menjaga kebersihan sikat gigi dengan baik. Demi
menjaga kebersihan gigi dan tubuh secara umum perhatikan beberapa
Tips berikut saat menggunakan sikat gigi:
a.Bersihkan sikat gigi setiap kali pakai
Usai menggosok gigi, bilaslah sikat
gigi hingga bersih jangan sampai ada sisa-sia makanan di atasnya.
b.Gunakan sikat gigi baru usai sakit
Sebenarnya tak ada bukti yang menunjukkan bakal sakit
bila menggunakan sikat gigi lama, namun demi
menjaga kesehatan, mengapa tidak ganti sikat gigi lama Anda usai sakit.
c.Ganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali
Tak perlu menunggu bulu sikat usang, lebih baik ganti
sikat gigi setiap tiga
bulan sekali. Malah sikat gigi yang bulunya sudah tak lengkap tak efektif
bekerja menghilangkan plak di gigi dan gusi.
d.Jangan simpan sikat gigi dekat dengan toilet
Meletakkan sikat gigi dekat dengan bowel toilet berisiko terpapar kuman dan
bakteri. Selain itu jangan letakkan di tempat lembap jadi tempat kondusif
pertumbuhan mikroorganisme. Cara terbaik yakni menyimpan sikat gigi dalam posisi tegak dengan banyak udara di sekitarnya
sehingga bulu sikat cepat kering.
e.Jangan gunakan sikat gigi yang sama dengan orang lain
Meski Anda sudah mengenal pasangan, jangan
sekali-sekali menggunakan sikat gigi bersama-sama karena dapat meningkatkan risiko infeksi.
Setiap orang memiliki jumlah bakteri di mulut berbeda-beda, jadi mengapa
mengambil risiko untuk berbagi sikat gigi.
berikut video pencegahan kelainan pada gigi dan mulut
Untuk lebih memahami, silahkan isi quiz berikut ini
Dalam kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh
suatu masyarakat atau negara menunjukkan bahwa kegiatan permintaan dan
penawaran sangat dipengaruhi oleh tinggi rendahnya harga barang yang berlaku.
Dengan demikian perubahan harga akan memengaruhi besarnya jumlah barang yang
diminta (permintaan) dan jumlah barang yang ditawarkan (penawaran). Seberapa
besar pengaruh perubahan harga terhadap jumlah barang dapat dihitung dengan
menggunakan rumus elastisitas.
Wawasan
Ekonomi
Harga adalah nilai barang yang
ditentukan dengan uang atau alat tukar lain yang senilai, yang harus dibayarkan
untuk barang dan jasa pada waktu tertentu di pasar tertentu.
1.Definisi Elastisitas
Elastisitas (pemuluran) adalah pengaruh perubahan harga terhadap jumlah barang
yang diminta atau yang ditawarkan. Dengan kata lain elastisitas adalah tingkat
kepekaan (perubahan) suatu gejala ekonomi terhadap perubahan gejala ekonomi
yang lain.
Elastisitas terbagi dalam tiga macam, yaitu sebagai berikut.
Elastisitas harga (price elasticity) yaitu persentase
perubahan jumlah barang yang diminta atau yang ditawarkan, yang disebabkan oleh
persentase perubahan harga barang tersebut.
Elastisitas silang (cross elasticity)
adalah persentase perubahan jumlah barang x yang diminta, yang disebabkan oleh
persentase perubahan harga barang lain (y).
Elastisitas pendapatan (income elasticity)
yaitu persentase perubahan permintaan akan suatu barang yang diakibatkan oleh
persentase perubahan pendapatan (income) riil konsumen.
2.Elastisitas Permintaan
Elastisitas permintaan (elasticity of demand) adalah pengaruh perubahan
harga terhadap besar kecilnya jumlah barang yang diminta atau tingkat kepekaan
perubahan jumlah barang yang diminta terhadap perubahan harga barang. Sedangkan
besar kecilnya perubahan tersebut dinyatakan dalam koefisien elastisitas atau
angka elastisitas yang disingkat E, yang dinyatakan dengan rumus berikut ini.
Keterangan:
ΔQ : perubahan jumlah permintaan
ΔP : perubahan harga barang
P : harga mula-mula
Q : jumlah permintaan mula-mula
Ed : elastisitas permintaan
Contoh:
Pada saat harga Rp400,00 jumlah barang yang diminta 30 unit, kemudian harga
turun menjadi Rp360,00 jumlah barang yang diminta 60 unit. Hitunglah besar
koefisien elastisitasnya!
Jawab:
a.Macam-Macam Elastisitas Permintaan
Elastisitas permintaan terdiri atas lima macam.
Keterangan:
%ΔQd = Persentase perubahan jumlah barang yang diminta
%ΔPd = Persentase perubahan harga barang
b.Kurva Elastisitas Permintaan
c.Menghitung Elastisitas Permintaan secara
Matematis
Dari rumus elastistas:
menunjukkan, bahwa:
adalah turunan pertama dari Q atau Q1.
Contoh 1:
Fungsi permintaan suatu barang ditunjukkan
oleh persamaan Q = 50 – -P. Tentukan besar elastisitas permintaan pada tingkat
harga P = 80!
Jawab:
Jika P = 80, maka Q = 50 – 1/2 (80)
Q = 50 – 40
Q = 10
Contoh 2:
Diketahui fungsi permintaan P = 100 – 2Q.
Hitung elastisitas permintaan pada tingkat harga P = 50!
Jawab:
3.Elastisitas Penawaran
Elastisitas penawaraan (elasticity of supply) adalah pengaruh perubahan harga
terhadap besar kecilnya jumlah barang yang ditawarkan atau tingkat kepekaan
perubahan jumlah barang yang ditawarkan terhadap perubahan harga barang. Adapun
yang dimaksud koefisien elastisitas penawaran adalah angka yang menunjukkan
perbandingan antara perubahan jumlah barang yang ditawarkan dengan perubahan
harganya. Besar kecilnya koefisien elastisitas penawaran dapat dihitung dapat
dengan rumus sebagai berikut.
Keterangan:
ΔQ : perubahan jumlah penawaran
ΔP : perubahan harga barang
P : harga barang mula-mula
Q : jumlah penawaran mula-mula
Es : elastisitas penawaran
Contoh:
Pada saat harga Rp500,00 jumlah barang yang ditawarkan 40 unit, kemudian harga
turun menjadi Rp300,00 jumlah barang yang ditawarkan 32 unit. Hitunglah
besarnya koefisien elastisitas penawarannya!
Jawab:
a.Macam-Macam Elastisitas Penawaran
Seperti halnya elastisitas permintaan, elastisitas penawaran juga terdapat lima
macam, yaitu:
Keterangan:
% ΔQs : Persentase perubahan jumlah barang yang ditawarkan
% ΔPs : Persentase perubahan harga barang
b.
Kurva Elastisitas Penawaran
Cara praktis menentukan besarnya
elastisitas tanpa mencari turunan Q atau Q1, yaitu:
1) Jika persamaan fungsi menunjukkan P = a
– bQ (fungsi permintaan) dan P = a + bQ (fungsi Penawaran), maka rumus
elastisitasnya adalah sebagai berikut.
Contoh 1:
Diketahui fungsi permintaan P = 100 – 2Q. Hitung elastisitas permintaan pada
tingkat harga P = 50!
Jawab:
Dengan cara biasa Jika P = 50, maka
50 = 100 – 2Q
2Q = 50
Q = 25
Contoh 2:
Diketahui fungsi penawaran P = 100 + 2Q. Hitunglah elastisitas penawaran pada
tingkat harga P = 500!
Jawab:
Dengan cara biasa Jika P = 500, maka
500 = 100 + 2Q
-2Q = -400
Q = 200
Contoh 3:
Diketahui Fungsi penawaran P = -100 + 2Q. Hitung elastisitas penawaran pada
tingkat harga P = 400!
Jawab:
Dengan cara biasa Jika P = 400, maka
400 = -100 + 2Q
-2Q = -500
Q = 250
2) Jika persamaan fungsi menunjukkan Q = a
– bP (fungsi permintaan) dan Q = a + bP (fungsi penawaran), maka rumus
elastisitasnya adalah sebagai berikut.
Contoh 1:
Fungsi permintaan suatu barang ditunjukkan
oleh persamaan Q =50 – 1/2 P.
Tentukan besar elastisitas permintaan pada tingkat harga P = 80!
Jawab:
Dengan cara biasa
Jika P = 80, maka Q =50 – 1/2 (80)
Q = 50 – 40
Q = 10
Contoh 2:
Fungsi penawaran suatu barang ditunjukkan
oleh persamaan Q = 50+2P.
Tentukan besar elastisitas penawaran pada
tingkat harga P = 50!
Jawab:
Dengan cara biasa
Jika P = 50, maka Q = 50 + 2(50)
Q = 50 + 100
Q = 150
Untuk lebih mudah dimengerti, silahkan disimak dan dipahami video berikut ini!
Latihan Soal
1. Baca petunjuk pengerjaan dengan teliti.
2. Bentuk soal 10 butir pilihan ganda.